free web page hit counter
Informasi Paling Asik
Sedang memuat....Jalur Pendakian Gunung Merapi Via Selo....

Jalur Pendakian Gunung Merapi Via Selo

PalingAsik.id – Meskipun termasuk aktivitas yang menantang, mendaki tampaknya tetap menjadi kegiatan menarik yang banyak digandrungi di kalangan anak muda. Salah satu gunung yang sering menajdi tujuan untuk menyalurkan hobi mereka adalah Gunung Merapi. Gunung yang berada di dua provinsi ini sejatinya cukup berbahaya karena merupakan gunung berapi aktif. Tetapi hal tersebut tidaklah menyurutkan niat para pendaki untuk menaklukkannya, bahkan keadaan tersebut yang membuat gunung ini layak untuk ditaklukkan. Kami akan membagikan sedikit ulasan mengenai jalur pendakian Gunung Merapi di bawah ini.

Jalur Pendakian Gunung Merapi

Sekilas Tentang Gunung Merapi

Gunung Merapi adalah gunung yang memiliki ketinggian 2.930 mdpl sejak letusan terakhirnya pada tahun 2010 silam. Sisi selatan salah satu gunung teraktif di Indonesia ini berada di provinsi Yogyakarta, sedangkan sisanya di Jawa Tengah. Sisi baratnya adalah Kabupaten Maeglang, di utara dan timur adalah Boyolali, sedangkan tenggaranya adalah Klaten. Gunung ini mengalami erupsi atau puncak keaktifan setiap dua hingga lima tahun sekali, sehingga sangat berbahaya. Kabarnya, sejak tahun 1548, Gunung Merapi telah meletus sebanyak 68 kali.

Di sekitar lereng merapi ada banyak desa dengan penduduk yang cukup ramai. Bahkan pada ketinggian 1700 mdpl yang artinya kurang 4 km dari puncak masih terdapat pemukiman penduduk. Kota besar yang berada di bawahnya dan termasuk yang cukup berisiko ketika Merapi meletus adalah Magelang dan Yogyakarta. Kedua kota tersebut berjarak kurang lebih 30 kilometer dari Gunung Merapi. Semakin ke atas vegetasi yang tumbuh semakin sedikit, hal tersebut dikarenakan aktivitas vulkanik tinggi.

Jalur Pendakian Gunung Merapi

Ada beberapa jalur yang bisa dilewati jika ingin mencapai puncak Gunung Merapi atau yang dikenal dengan nama Puncak Garuda. Bisa melalui Sawangan, Kabupaten Magelang atau Deles, Kabupaten Klaten. Namun yang cukup populer adalah melalui Kaliurang, Yogyakarta, dengan waktu tempuh sekitar 6 sampai 7 jam. Hal tersebut dikarenakan medan yang harus ditempuh cukup berat. Sedangkan jalur pendakian utama, yaitu melewati Selo, Boyolali, hanya memerlukan waktu 4 sampai 5 jam hingga tiba di puncak.

Desa Selo berada pada ketinggian 1.560 mdpl dengan panorama yang indah serta letak yang strategis. Desa Selo yang terletak di antara Gunung Merapi dan Merbabu ini  terdapat wisata gua yang memiliki tempat pertapaan. Masyarakat di sana mayoritas berprofesi sebagai petani sayur dan tembakau.

Untuk tiba di basecamp, pendaki harus berjalan kaki kurang lebih 15 menit dari gerbang Desa Selo ke Dusun Plalangan. Selama perjalanan menuju basecamp, trek yang ditempuh adalah jalan beraspal yang cukup menanjak. Pemandangan yang akan Anda temukan adalah rumah serta ladang milik penduduk setempat yang sangat ramah. Di tengah perjalanan, akan ada sebuah pos kecil tempat pendaki melakukan registrasi dan membayar retribusi.

Baca Juga : Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane – Puncak Mahameru

Basecamp jalur Selo adalah sebuah rumah yang dilengkapi ruang aula cukup besar dan cukup untuk menampung sekitar 30 pendaki. Terdapat plang dengan tulisan “basecamp pendakian Gunung Merapi” serta toko souvenir di depannya. Di sini juga merupakan satu-satunya tempat untuk mengisi ulang persediaan air bersih, karena sepanjan pendakian nanti tidak ada sumber air.

Dari basecamp Anda akan menuju ke rumah berbentuk joglo yang biasa digunakan sebagai gardu pandang dengan estimasi waktu sekitar 10 menit. Terdapat tulisan “NEW SELO” yang sangat besar mirip seperti tulisan “HOLLYWOOD” yang membuat tempat ini sudah terlihat dari kejauhan. Area ini memiliki lapangan parkir yang dapat menampung 6 mobil serta warung makanan dan minuman. Biasanya warung-warung di sini akan tutup ketika sore hari, kecuali jika sedang banyak pendaki, warung tersebut akan buka hingga malam.

Perjalanan dilanjutkan hingga tibadi Pos Tugu I dengan melewati jalan setapak kecil dan didampingi ladang penduduk sebagai pemandangannya. Medan yang harus pendaki tempuh adalah jalan dengan batuan kecil dan sangat berdebu ketika musim kemarau. Sehingga jika Anda berangkat saat kemarau, ada baiknya membawa masker untuk menjaga pernapasan Anda.

Sepanjang trek pendakian akan ditemukan banyak cabang jalur, namun akan berakhir di satu titik yang sama. Anda bebas memilih hendak melewati jalur yang mana yang dirasa paling sesuai dengan visi Anda. Saat tiba di Pos Tugu I, Anda akan menemukan sebuah tugu. Tugu tersebut terletak di punggungan dengan tinggi sekitar 1.5 meter.

Jalur Pendakian Gunung Merapi

Pos selanjutnya adalah Pos Tugu II yang bisa dicapai setelah menempuh jalur yang curam dan dipenuhi bebatuan besar. Perjalanan ini normalnya ditempuh selama 1,5 hingga 2 jam. Sama seperti pos sebelumnya, di sini juga terdapat sebuah tugu.

Pos selanjutnya adalah Pasar Bubrah yang memerlukan waktu sekitar 1 jam. Trek yang harus Anda lalui masih sama seperti saat menuju Pos Tugu II, yaitu jalur yang curam dengan batu-batu besar. Sebelum tiba di Pasar Bubrah, akan ada beberapa memoriam yang berada di sebuah dataran yang menjadi puncak pegunungan. Setelah itu pendaki harus jalan menurun untuk tiba di Pos Pasar Bubrah.

Pasar Bubrah sendiri terletak di sebuah lembah yang dipenuhi dengan batu-batu besar. Dari Pasar bubrah akan terlihat 2 puncak, puncak yang berada di sebelah kiri adalah jalur untuk menuju ke Kawah Woro. Sedangkan jalur yang berada di depan Anda yang akan mengantar ke Puncak Garuda dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam.

Untuk menuju Puncak Garuda tersebut jalur yang harus dilalui sangat curam dengan medan berupa batuan vulkanis yang rawan longsor. Angin kencang juga tak jarang tiba-tiba menyapa pendaki. Kondisi bebatuan yang mudah longsor juga menuntut pendaki untuk berhati-hati agar tidak terkena batu yang tak sengaja tertendang oleh orang sebelumnya.

Jalur Pendakian Gunung Merapi

Setelah tiba di Puncak Garuda, Anda akan dihadapkan dengan pemandangan indah sekaligus mengerikan. Dari sana terlihat jelas  kawah yang terus bergemuruh dan berasap yang dipagari oleh tebing batu. Dari Puncak Garuda ini juga Anda dapat menikmati pemandangan kota-kota terdekatnya. Seperti Yogyakarta, Boyolali, Magelang, bahkan pesisir Lautan Hindia di kaki langit. Jika timingnya tepat, pendaki bahkan bisa menyaksikan sendiri keindahan matahari terbit dari ufuk timur saat berada di Puncak Garuda ini.

Anda juga bisa melakukan climbing party atau mendaki ke dua gunung sekaligus, yaitu ke Merbabu dan Merapi. Jalur yang sering digunakan adalah Kopeng – Puncak Merbabu – Selo – Puncak Merapi dan kembali ke Selo. Jika Anda khawatir tersesat, Anda bisa menyewa jasa guide yang banyak tersedia di sekitar lereng merapi.

Merapi tampaknya jalur pendakian Gunung Merapi cukup membahayakan untuk didaki, namun keadaannya itulah yang membuat banyak orang penasaran. Maka tak heran jika semakin lama Gunung Merapi semakin ramai dikunjungi. Apalagi ditambah dengan keindahan pemandangan ketika tiba di puncaknya. Yang terpenting adalah tetaplah selalu menjaga kebersihan serta kelestarian keindahan alam di Indonesia tercinta ini.

/* */