free web page hit counter
Informasi Paling Asik
Sedang memuat....Jalur Pendakian Gunung Prau Via Jalur Utara & Selatan....

Jalur Pendakian Gunung Prau Via Jalur Utara & Selatan

PalingAsik.id – Jalur Pendakian Gunung PrauTampaknya belakangan ini kegiatan mendaki mulai diminati dan menjadi trend di kalangan anak-anak muda, terutama mahasiswa, baik laki-laki maupun perempuan. Mendaki memang kegiatan yang menyenangkan, karena melalui kegiatan tersebut kita bisa menikmati keindahan alam Indonesia melalui sisi yang berbeda.

Karena Indonesia adalah negara yang kaya, maka ada banyak gunung yang bisa dijelajahi dan dijadikan sebagai sarana untuk menyalurkan hobi mendaki. Salah satu gunung favorite yang cukup sering dikunjungi oleh pecinta alam adalah Gunung Prau yang terletak di Dieng, Wonosobo. Jika Anda ingin mencoba mendaki ke sana, simaklah ulasan singkat kami mengenai jalur pendakian Gunung Prau di bawah ini.

Jalur Pendakian Gunung Prau

📷 Instagram dari : @gunung_prau

Sekilas Tentang Gunung Prau

Gunung Prau merupakan salah satu tempat favorit pendaki dan berada di Wonosobo-Temanggung, Jawa Tengah. Gunung dengan ketinggian 2.565 mdpl ini termasuk ke dalam gunung kecil bukan api dengan pemandangan sangat eksotis. Terdapat bukit teletubies dan taman bunga daisy di sana yang membuat Gunung Prau tampak penuh warna. Setelah tiba di puncak, Anda akan disuguhkan pemandangan puncak Guung Slamet, Merpapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, dan Lawu. Maka tak heran jika golden sunrise Gunung Prau disebut-sebut yang terbaik se-Asia Tenggara.

Ada dua tipe pendaki saat ingin menyambangi Puncak Prau, memilih bermalam di sana atau berangkat dini hari. Jika ingin menikmati sunset sekaligus sunrise, pendaki akan berangkat pukul 14.00 dan sampai jam 17.00 WIB. Kemudian mereka akan mendirikan tenda dan bermalam di sana hingga matahari terbit. Atau ada juga yang berangkat pukul 01.00 dini hari dan tiba sekitar jam 04.00 pagi. Setelah menyaksikan sendiri keindahan sunset di Puncak Prau mereka pun turun sekitar pukul 08.00 pagi.

Waktu terbaik untuk menuju ke Gunung Prau adalah ketika musim kemarau, terutama jika Anda ingin bermalam di sana. Saat hujan jarang turun pemandangan di sekitar puncak akan bersih dari awan sehingga terlihat lebih indah. Selain itu kondisi tanah yang kering juga akan memudahkan pendakian dan memilih lokasi untuk mendirikan tenda.

Waktu serta jalur pendakian memang terhitung pendek. Hal tersebut dikarenakan pendakian dimulai pada ketinggian 1.700 mdpl. Namun, selayaknya pegunungan lainnya, udara di Gunung Prau sangat dingin. Jadi pastikan perbekalan Anda berupa pakaian tebal serta penghangat lain sudah lengkap sebelum mendaki ke Gunung Prau ini. Sebelum mendaki, Anda akan dikenakan tarif retribusi sebesar 5.000 rupiah.

 

Jalur Pendakian Gunung Prau

📷 Instagram dari : @lulukman

Baca Juga :  Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane – Puncak Mahameru

Jalur Pendakian Gunung Prau

Semua pendakian tentu memerlukan persiapan yang matang, bukan hanya dari segi peralatan, tetapi juga mempersiapkan kesehatan fisik. Kondisi fisik saat mendaki juga dipengaruhi oleh waktu melakukan pendakian. Jika mendaki saat siang, tentu rasanya lebih melelahkan ketika berangkat saat malam hari. Hal tersebut dikarenakan kondisi panas yang akan menyebabkan energi tubuh lebih cepat habis terkuras.

Pada dasaranya semua jalur pendakian memiliki tipe yang sama. Jika gunung yang Anda daki bertipe tidak aktif, maka Anda dapat menyaksikan pemandangan hutan dan bukit yang hijau nan indah. Namun jika gunungnya berupa gunung api aktif, Anda akan melalui tanah yang gersang, berbatu, dan cukup terjal untuk didaki. Berhubung Gunung Prau bertipe tidak aktif, maka jalurnya tidak terlalu sulit dan ditumbuhi tanaman menghijau yang memberi kesan indah.

Terdapat dua jalur untuk menuju ke puncak Gunung Prau, yaitu jalur Selatan dan Utara. Jalur Utara yaitu melalui Kabupaten Kendal, bisa melalui Desa Genting Gunung, Balong, atau Kenjuran. Ketiga desa tersebut berada di Kecamatan Sokaraja dengan jarak tempuh mencapai 6 jam.

Namun yang paling banyak dilalui adalah Jalur Selatan yang melewati dataran tinggi Dieng dengan waktu perjalanan 2-3 jam perjalanan. Selain karena waktu yang singka serta mudah diakses, jalur ini banyak dipilih karena merupakan jalur resmi pendakian. Para pendaki akan transit di Desa Patakbenteng yang berjarak sekitar 25 kilometer dari Wonosobo. Karena letaknya yang diapit dua bukit, desa ini kurang mendapat sinyal telepon dengan baik. Dan untuk memudahkan pendaki, warga setempat juga memberikan jasa guide dengan biaya 200.000 rupiah sebagai uang lelah.

Simak Juga : Jalur Pendakian Gunung Merapi Via Selo

Sebelum memulai mendaki, lakukanlah pendaftaran di basecamp yang telah disediakan di Desa Pathak Beteng ini. Di sana Anda akan membayar retribusi dan diberi peta jalur pendakian. Anda juga boleh beristirahat sejenak di basecamp ini sebelum memulai pendakian.

Terdapat tiga pos perhentian yang disediakan untuk melepas lelah para pendaki. Untuk menuju ke pos satu Anda harus melewati jalanan setapak yang berbatu dengan kondisi tidak terlalu menanjak. Di ujung jalan setapak ini terdapat anak tangga yang berjumlah sekitara 120 buah. Setelah melewati jalanan menanjak tersebut, jalur yang harus dilalui berupa jalanan dengan kondisi berdebu. Untuk itu gunakanlah masker agar pernapasan Anda aman dan terlindungi.

Jalanan yang akan dilalui terus menanjak dan melewati area perkebunan hingga sampai ke jalan berbatu. Jalan berbatu tersebut sangat rapi dan kokoh, sehingga benar-benar memberi kemudahan bagi para pendaki. Di sana tersedia jasa ojek hingga ke pos satu dengan biaya 20.000 rupiah. Anda bisa menggunakan jasa ini jika kebetulan membawa uang lebih dan ingin menghemat energi.

 Jalanan dari pos satu ke pos dua terhitung mudah dan tidak terlalu menanjak berupa tanah kuning. Debu-debu yang menutupi jalanan saat musim kemarau tidak sebanyak jalur dari basecamp menuju pos satu. Namun setelah pos dua, jalanan semakin tinggi dan licin jika sehabis diguyur hujan. Karena itu pastikan untuk menggunakan sepatu yang baik dan dapat membuat Anda lebih aman. Kemudian jalanan akan semakin menanjak setelah melewati pos tiga.

Jalur Pendakian Gunung Prau

📷 Instagram dari : @iqbal0611

Selama melewati jalanan daripos dua menuju pos tiga, Anda akan dikelilingi oleh hutan belantara. Namun setelah melewati pos tiga, taman bunga daisy yang sangat cantik akan menemani perjalanan Anda hingga ke puncak. Karena itu jangan sampai menyerah di tengah jalan.

Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhkan pemandangan bukit-bukit hijau yang mirip film teletubbies. Maka tak heran jika banyak orang menyebutnya bukit teletubbies. Ada juga taman bunga daisy dengan warna warni yang indah dan dapat menyuntikkan semangat. Dan lelah selama perjalanan benar-benar terbayar lunas ketika sudah tiba di puncak Gunung Prau. Pemandangan sunset dan sunrise yang disuguhkannya benar-benar menakjubkan.

Jalur pendakian Gunung Prau memang tergolong mudah dan tidak memakan waktu yang lama. Karena itu tidak mengherankan jika gunung ini banyak dipilih oleh pendaki pemula dan selalu ramai. Bahkan bukan suatu hal yang aneh lagi jika puncak Gunung Prau telah berubah warna warni karena ditutupi tenda.

Namun mengingat pemandangan sunrise-nya yang menakjubkan membuat kita merasa maklum jika banyak yang berlomba-lomba datang ke sana. Yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihan dan melestarikan sleuruh keindahan yang ada di sana. So, tertarik untuk mendaki Gunung Prau ? 🙂

/* */