free web page hit counter
Informasi Paling Asik
Sedang memuat....Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane – Puncak Mahameru....

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane – Puncak Mahameru

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Jalur dan Biaya Pendakian Gunung Semeru 2016 / 2017 Via Ranu Pane – Puncak Mahameru

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane – Puncak Mahameru. Saya yakin tidak ada yang tidak mengenal nama gunung satu ini, Gunung Semeru.

Gunung yang berjuluk paku Jawa yang berada di tengah-tengah Malang – Pasuruan – Lumajang ini menjulang gagah menembus awan dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl.

Meski tergolong sebagai gunung yang masih aktif dan beberapa kali gunung yang berjuluk Mahameru ini ‘rewel’ yakni meningkat aktifitas vulkanologinya serta banyaknya misteri Gunung Semeru yang belum terkuak tak membuat para pendaki baik yang masih ‘newbie’ maupun ‘mastah’ mengesampingkan Gunung Semeru.

Hampir semua pendaki di Nusantara maupun Mancanegara sudah mendaki gunung ini. Pastinya hal ini karena pesona alam yang sangat luar biasa yang tersimpan di Mahameru ini.

Tentunya kamu sudah mengenal Ranukumbolo dimana danau ini adalah danau tertinggi kedua di Indonesia dengan memiliki ketinggian mencapai 2.400 mdpl dengan luas sekitar 14 Ha.

Sebelum 2012, info pendakian Semeru masih terbilang cukup sedikit karena memiliki trek yang cukup panjang sehingga bagi para pendaki newbie hal ini jelas merupakan tantangan yang cukup berat.

Namun, surga di balik Mahameru akhirnya tersibak tepat pada tanggal 12 Desember 2012 dimana film 5 CM karya Rizal Mantovani ini menampilkan surga yang tersembunyi tersebut kepada masyarakat luas.

Dan keindahan Gunung Semeru pun dikenal oleh banyak orang yang akhirnya membuat animo masyarakat untuk mendaki gunung tertinggi di Jawa ini semakin meningkat.

Bahkan para pendakinya tak hanya berasal dari sekitar wilayah Jawa dan Bali melainkan sampai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Mancanegara.

Adanya film 5 CM ini memang banyak meningkalkan pro dan kontra dari kalangan pendaki maupun dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sebab para pendaki ‘legend’ mengungkapkan keindahan dan ketenangan dari Mahameru tak sehebat dulu kala, begitu juga bagi TNBTS yang mengeluhkan banyaknya sampah berserakan di sepanjang peta jalur pendakian Gunung Semeru maupun di area camp di Ranukumbolo hingga Kalimati.

Sedangkan manfaat lainnya adalah dengan adanya film 5 CM ini membuat semakin banyak turis yang berdatangan ke Mahameru sehingga membuat pendapatan penduduk sekitar (Ranupani khususnya) meningkat tajam sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi mereka.

Begitu pula dengan para penyedia jasa dari Malang ke Ranupani atau dari Lumajang ke Ranupani yang banyak menuai manfaatnya khususnya pada hari liburan.

Saya sendiri datang ke Mahameru ya karena film 5 CM yang begitu menginspirasi saya untuk menjadi seorang pendaki.

Meski Mahameru adalah gunung pertama yang saya daki, namun Alhamdulillah saya berhasil mencapai puncak Mahameru dengan perjuangan yang luar biasa.

Dan saya pun juga merasakan dampak positif dan negatif dari film 5 CM ini.

Pada waktu itu karena saya mendaki Mahameru bertepatan dengan masa liburan maka sudah bisa di bayangkan bagaimana ramainya Mahameru sehingga istilah ‘Iki Gunung Opo Pasar ?’ (ini gunung apa pasar ?) sering saya dengarkan dari para pendaki lainnya.

Sampah-sampah pun juga sudah mulai banyak saya lihat khususnya di area camp Ranu Kumbolo yang memang cukup luas. Tapi… Manfaat dari ini semua ternyata lebih besar.

Kelelahan mendaki rasanya sirna melihat pemandangan Ranu Kumbolo yang luar biasa indah

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Foto : Youtube.com

Tuh lihat, luar biasa indah bukan ? Ini hanyalah sebagian kecil surga dari Gunung Semeru, sebab masih ada surga-surga lain yang membuat kamu bakalan ketagihan untuk kembali kesini mulai dari hamparan padang Savana yang di penuhi dengan tanaman edelweis, lavender, dll.

Serta suasana ‘menyeramkan’ dari Kalimati yang bakal menguji adrenalin kamu, semua ada di Gunung Semeru.

Nah jika kamu sedang berencana melakukan pendakian ke Mahameru, berikut ini akan kami berikan jalur pendakian via Ranu Pane sehingga kamu bisa mengira-ngira estimasi waktu kamu dalam mendaki di Mahameru, berikut ini ulasannya :

  1. Cara Sampai ke Desa Ranu Pane

Biasanya, para pendaki lebih senang menggunakan kereta api sebagai transportasi menuju Malang dengan hal ini berhenti di Stasiun Malang –> menuju ke Pasar Tumpang.

Nah di Pasar Tumpang inilah biasanya banyak penyedia jasa mobil Jeep yang bersedia mengangkut para pendaki hingga ke Ranupane.

Untuk estimasi waktu sekitar 1 Jam. Namun bagi masyarakat Jawa Timur biasanya lebih senang  menggunakan mobil dan motor sehingga waktu tempuh dari Malang ke Ranu Pane dua kali lebih cepat meski sama-sama melalui Pasar Tumpang.

Namun disini harus lebih berhati-hati karena jalan yang berkelok dengan pemandangan jurang yang cukup dalam baik disisi kanan maupun kiri.

Jika ingin melewati Pasuruan ataupun Probolinggo maka dari Teminal langsung menuju Sukapura –> lalu Desa Jemplang –> lalu Ranupane.

Saran saya sih mending lewat Malang lalu ke Tumpang karena jalan yang masih bagus dan masih ramai dengan pemukiman penduduk serta penerangan jalan yang lebih banyak.

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Ranu Pane sendiri adalah desa terakhir pendakian gunung Semeru, setahu saya belum ada jalur pendakian lain selain dari sini sehingga cukup aman bagi para pendaki mengingat sudah banyak korban yang berjatuhan di Mahameru akibat nekat membuka jalur pendakian sendiri.

Dan di gambar diatas itulah kamu harus mendaftarkan diri di tempat pendaftaran penakian gunung semeru sebelum mendaki Mahameru dengan syarat mendaki gunung semeru  adalah menyerahkan Fotocopy KTP, Surat Kesehatan dari dokter hingga membayar tiket masuk.

Biaya pendakian gunung semeru ini biasanya berkisar 20-40 ribu rupiah tergantung pada harinya juga. Sedangkan untuk tiket bagi turis asing mencapai 200-300 ribu rupiah.

Ranu Pane sendiri berarti danau pane, sebab disini juga ada dua danau yakni Ranu Pane dan Ranu Regulo. Wah, belum apa-apa sudah disambut dengan pemandangan Danau.

Nah setelah sampai di resort ini maka kamu tinggal mendaki dengan estimasi waktu seperti berikut :

No.Nama TempatWaktu TempuhJarak Tempuh
Total :14.3 Jam20 KM
1Ranupane - Landengan Dowo1.5 Jam3 KM
2Landengan Dowo - Watu Rejeng1.5 Jam3 KM
3Watu Rejeng - Ranu Kumbolo2.5 Jam4.5 KM
4Ranu Kumbolo - Oro Oro Ombo30 Menit1 KM
5Oro Oro Ombo - Cemoro Kandang20 Menit1 KM
6Cemoro Kandang - Jambangan1 Jam3 KM
7Jambangan - Kalimati30 Menit2 KM
8Kalimati - Arcopodo2.5 Jam1 KM
9Arcopodo - Puncak Mahameru4 Jam1.5 KM

Untuk mencapai Ranu Kumbolo sendiri kamu harus menempuh jarak setidaknya 10,5 KM dengan estimasi waktu hingga 5-6 Jam. Waktu ini memang waktu normal bagi para pendaki pemula baik pria ataupun wanita.2. Ranu Pane – Ranu Kumbolo

Sedangkan untuk treknya sendiri masih terbilang cukup santai karena sepanjang jalan hanya ada beberapa trek menanjak, selebihnya adalah trek landai.

Namun usahakan untuk tetap berhati-hati meski trek yang cukup mudah. Sebab kondisi jalan juga terbilang cukup semit hanya mampu memuat 1-2 orang dengan di sebelah tebing dan sebelahnya lagi adalah jurang.

Tak sedikit kecelakaan para pendaki di alami disini.

Dan kelelahan saat berjalan selama 6 jam itu akan terbayar lunas ketikan melihat pemandangan Ranu Kumbolo yang luar biasa indah.

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Foto : Indonesia-tourism.com

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Pemandangan Malam Hari Ranu Kumbolo. Foto : jeepbromo.com

Bagi para pendaki yang memiliki fisik tak kuat biasanya mendaki hanya sampai Ranu Kumbolo ini karena disini kamu dapat melihat view sunrise di tengah celah lekukan gunung yang mirip lambang love tersebut.

Selain itu, pada sisi belakang kamu juga dapat melihat tanjakan legendaris yang di namakan tanjakan cinta.

Konon ketika ingin mendaki tanjakan ini jangan menoleh ke belakang dan terus pikirkan orang yang kamu cintai, dan hal ini di percaya akan menyatukan cinta tersebut.

Setelah sampai di puncak tanjakan cinta, kamu juga akan langsung disuguhi pemandangan padang savana yang penuh berisikan tanaman edelweis dan lavender. Tempat ini di namakan Oro Oro Ombo.

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Foto : Yukpiknik.com

Setelah sampai oro oro ombo, kamu harus melanjutkan perjalanan hingga ke Kalimati yang memiliki jarak hingga 6,5 KM dengan estimasi waktu perjalanan mencapai 2-3 Jam.

Ketangguhan fisik kamu akan sangat di uji disini sebab jalan yang tadinya landai semakin jarang di temui karena jalan sudah mulai menanjak sehingga membutuhkan fisik yang ekstra terlebih lagi kondisi kita pasti sedang membawa carrier yang cukup berat.

Kalimati adalah sebuah tempat camp terakhir sebelum mendaki Mahameru. Disinilah para pendaki meninggalkan tenda dan barang bawaannya sebelum memutuskan untuk mendaki Mahameru.

Dari namanya saja cukup serem ya, sebab Kalimati memang menjadi jalur lahar dingin gunung semeru karena jika kamu menelusuri bekas kali (sungai) maka terlihat dengan jelas banyaknya material seperti bebatuan hingga pasir.

Sedangan disini juga ada satu pos terakhir dari Mahameru, sama seperti pos-pos sebelumnya disini masih banyak terlihat para warga yang tangguh yang masih menjajakan makanan dan minuman.

Oh ya, jika kamu sampai kalimati lebih baik segera isi persediaan air di dekat area camping. Sebab pengalaman saya untuk mengambil air harus antri yang cukup puanjang terlebih dahulu.

Dan jika tidak sempat kamu bisa membeli di para pedangan dengan harga 10K per botol besar.

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Foto : Kompasiana.com

Setelah sampai kalimati kamu bisa beristirahat sejenak sampai menunggu tengah malam tiba. Sebab pendakian ke puncak Mahameru biasanya di lakukan dari jam 23.00 – 01.00.

Tentunya hal ini memerlukan kemampuan fisik yang cukup kuat sebab biasanya untuk sampai ke Puncak Mahameru membutuhkan perjalanan sekitar 5-6 jam.

Dua jam di gunakan untuk sampai ke Arcopodo (batas vegetasi) dan 4-5 jam sisanya di gunakan untuk menaiki puncak Mahameru yang berpasir.

Dan disinilah tantangannya karena ketika mendaki pasir tak hanya di butuhkan kekuatan fisik tetapi juga mental yang cukup kuat.

Kamu harus menggunakan beberapa peralatan safety seperti jaket gunung, maker, sepatu, hingga headlamp.

Sebab disini memang cukup rawan batu terjatuh dari atas jika sedikit saja di senggol sebab saya memang pernah mengalami sendiri hal ini.

Usahakan saat kamu mendaki agar tidak terpisah dari kawan-kawan mengingat di area pendakian ini cukup sempit dengan kanan dan kiri yang sudah jurang yang agak dalam. Kurang lebih seperti ini :

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Foto : naturalsunrisetour.com

Akan tetapi setelah kamu sampai puncak, selamat kamu sudah berada di atas awan !

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Foto : triptus.com

Jalur Pendakian Gunung Semeru Via Ranu Pane - Puncak Mahameru

Foto : endangered-Indonesia.com

Usahakan ketika berada di puncak jangan sampai lewat jam 09.oo pagi, sebab asap belerang dan kandungan vulkanik dari kawah Semeru akan semakin menyebar dan menyengat sehingga sangat tidak aman untuk kesehatan.

Yap, itulah tadi ulasan kita terhadap jalur pendakian gunung semeru beserta estimasi waktunya.

Saran saya kalau ingin ndaki ke Semeru sebaiknya jangan pas hari liburan karena akan sangat ruamee.

Dan kangan lupa kalau naik gunung cari Info Pendakian Semeru terkini, jaga kesehatan, persiapkan fisik, mental, dan modal sebagai persiapan pendakian semeru serta bawa kembali pulang sampah-sampah kamu disana ya !

Jangan lupa share pengalaman palingasik kamu di FP, Grup FB atau bisa kirim melalui email kami. Pengalaman yang palingasik akan kami abadikan menjadi postingan di PalingAsik.Id disini yaa. Terima Kasih 🙂

/* */