Informasi Paling Asik
Sedang memuat....Macam-Macam Tari Tradisional Jawa Tengah Klasik Paling Populer....

Macam-Macam Tari Tradisional Jawa Tengah Klasik Paling Populer

PalingAsik.id Jawa Tengah yang terbagi menjadi tiga wilayah ini merupakan pusat budaya di Indonesia. Cukup terkenal dengan kesenian khususnya tari tradisional Jawa Tengah membuat daerah yang satu ini menjadi perbincangan para master art.

Tak mengherankan jika penduduknya pun memiliki sense of art yang sangat tinggi. Bahkan mereka membudidayakan dan melestarikan budaya yang ada hingga masa kini. Meskipun hanya dilakukan di sanggar tari, tak membuat masyarakat lupa akan kesenian ini. Berikut ini jenis-jenis tari tradisional asli dari Jawa Tengah yang melegenda.

Tari Tradisional Jawa Tengah – Gambyong

            Tari Gambyong asli daerah Surakarta, Jawa Tengah merupakan sebuah tarian rakyat. Tari tradisional ini tentu memiliki sejarah dan maknanya yang diyakini oleh masyarakat pada zaman dahulu. Para penari akan menarikan tarian ini di saat memasuki musim panen padi.

Hingga saat ini pun tari Gambyong diadakan secara sakral sebagai penghormatan kepada tamu di sebuah acara. Sejarahnya berawal dari seorang penari zaman dahulu bernama Sri Gambyong yang memiliki suara merdu dan tubuh lentur.

Tariannya memikat banyak orang setelah diundang oleh Sunan Paku Buwono IV untuk tampil di istana. Sehingga dikenal sebagai Tari Gambyong dengan kostum kemben dan sebahu dilengkapi selendang. Musik yang mengiringi yaitu gamelan.

Tari Tradisional Jawa Tengah – Bondan Payung

            Tari tradisional ini berasal dari Surakarta juga yang menceritakan seorang ibu sangat menyayangi anaknya. Sehingga ciri khas tarian ini adalah pada payung dan boneka bayi yang digendong para penari beserta kendi.

Cerita di zaman dahulu, tarian ini dibawakan oleh kembang desa untuk menunjukkan siapa dia sebenarnya atau jati dirinya. Bermula dari gerakan sederhana hingga sesi menegangkan saat penari menaiki kendi namun tak boleh hingga pecah. Pakaian adat Jawa dijadikan sebagai kostumnya dan tarian diiringi oleh musik Gending.

Tari Tradisional Jawa Tengah – Bedhaya Ketawang

            Tari Bedhaya Ketawang mmeiliki arti yaitu penari wanita dari istana langit. Tarian ini hanya ditarikan saat acara resmi saja sebagai hiburan. Sejarahnya bermula tentang Ratu Kidul yang terkenal dengan namanya yaitu Nyi Roro Kidul.

Berdasarkan kepercayaan masyrakat setempat, Nyi Roro Kidul akan menghadiri dan ikut menari jika tarian ini ditarikan. Pada umumnya, Tari Bedhaya Ketawang dibawakan oleh 9 orang yang melambangkan Wali Songo.

Ada pula yang menganggap bahwa angka 9 itu sebagai arah mata angin. Kostum yang digunakan yaitu busana pengantin adat Jawa dilengkapi dengan aksesoris khas Jawa. Musik untuk mengiringi tarian yaitu Gending Ketawang dan gamelan.

Macam-Macam Tari Tradisional Jawa Tengah Klasik Paling Populer

Tari Beksan Wireng

Tari Tradisional Jawa Tengah – Beksan Wireng

            Tari yang diciptakan oleh Prabu Amiluhur ini ditarikan untuk menyemangati 4 prajurit perang zaman dahulu yang sedang berlatih. Tari tradisional Jawa Tengah yang satu ini ditarikan oleh 4 lelaki dengan gerakan gagah perkasa.

Kelengkapan tarian ini yaitu dengan membawa tombak dan tameng karena mengusung tema tarian perang. Beksan Wireng dibagi menjadi 6 jenis tarian di antaranya Dhadhap Kreta, Dhadap Kanoman, Panji Anem, Panji Sepuh, Jemparing Ageng, dan Lhawung Ageng.

Hal ini disebabkan oleh semakin modern masanya. Kostum yang dikenakan oleh para penari yaitu mirip dengan seorang prajurit lengkap dengan senjatanya.

Tari Tradisional Jawa Tengah – Serimpi

            Tarian asli Yogyakarta ini bernama tari Serimpi yang bernuansa mistis namun menunjukan wanita yang sopan dan lemah gemulai. Sejarah bermula pada penggantian raja di istana Jawa Tengah dan disambut oleh tarian Serimpi.

Konon tarian ini mengandung mistis yang mampu menghipnotis para penonton menuju alam lain. Seiring berjalannya waktu dan zaman, tarian ini berubah durasi dan kostum tarian. Adapun tarian ini dibagi menjadi 5 jenis, Genjung, Badul Layar, Anglir Mendung, Dhempel, dan Bondan.

Tarian ini semua ditarikan oleh 4 orang wanita yang memberi makna api, air, angin, dan bumi. Kostum dikenakan oleh para penari yaitu baju pengantin putri keraton dan diiringi oleh musik gamelan.

Tari Tradisional Jawa Tengah – Kuda Lumping / Ebeg

            Pasti tak asing lagi dengan nama ini yaitu Kuda Lumping yang merupakan tari tradisional Jawa Tengah dengan sebutan lain Ebeg. Tarian ini unik karena menggunakan boneka kuda di saar menari dan juga pecut seperti menunggang kuda sungguhan.

Tak lepas pula dari unsur mistis bahwa tarian Kuda Lumping bisa membuat para penari kerasukan makhluk halus. Bila hal ini terjadi, maka para penari yang telah kerasukan akan memakan benda-benda sekitar bahkan kaca. Oleh karena itu, tarian ini menurut ahli atau pawangnya memerlukan syarat sesaji dan kemenyan.

Musik yang digunakan yaitu gamelan banyumasan, gending, dan juga bendhe.

Baca Juga : Macam-Macam Tari Tradisional Indonesia Paling Populer

Tari Tradisional Jawa Tengah – Ronggeng

            Tari tradisional yang satu ini diciptakan oleh Endang Caturwati yang diturun temurunkan hingga saat ini. Tema dan gerakan berbeda dengan yang lain karena tarian ini sangat gemulai dan ditarikan oleh para wanita.

Kesan yang diberikan pada tarian ini agresif mendekati eksotis sehingga menjadi ciri khasnya. Gerakan ini pun mampu menghipnotis para lelaki yang melihatnya karena berkesan lebih sensual dan membangunkan libido. Pada mulanya tarian ini sebenarnya untuk upacara memohon kesuburan tanah.

Akan tetapi, terdapat salah arti pada kata kesburuan. Sehingga gerakan dari tarian ini hampir mirip dengan orang bercinta dan saat ini dikurangi unsur eksotisnya. Rebab dan gong menjadi alat musik yang melatari tari tradisional Jawa Tengah ini.

Tari Tradisional Jawa Tengah – Kethek Ogleng

            Tari Kethek Ogleng ini merupakan tarian khas dari Wonogiri, Jawa Tengah. Nama tarian ini berasal dari bahasa Jawa yang berarti kera, sedangkan ogleng berasal dari bunyo musik yang melatarinya.

Kisah yang ada di dalam tarian ini tentang Raden Gunung Sari yang menjelma menjadi seekor kera yang berusaha untuk menipu atau mengelabui musuhnya.

Oleh karena itu, para penari berkostum seperti seekor kera dengan menggunakan topeng. Selain itu, mereka juga menirukan gerakan-gerakan yang mirip dengan kera. Biasanya penari akan mengajak seorang penonton untuk menari bersama dengan mereka.

Macam-Macam Tari Tradisional Jawa Tengah Klasik Paling Populer

Tari Prawiroguno

Tari Tradisional Jawa Tengah – Prawiroguno

            Tarian selanjutnya yang terkenal dengan tema peperangan yaitu tari Prawiroguno. Ini memiliki kisah saat para penjajah yang mengalami kemunduran. Hal tersebut dijadikan inspirasi untuk membuat tarian tema peperangan ini.

Gerakan yang dilakukan oleh para penari jelas nyata seperti seorang prajurit. Kelengkapan yang dibawa yaitu pedang/samurai dan tameng. Tarian ini tentu dibawakan oleh para lelaki yang gagah perkasa. Gerakannya pun berlenggak lenggok namun gagah seolah sedang bersiap-sipa untuk menyerang musuhnya.

Tari Tradisional Jawa Tengah – Bambangan Cakil

            Tarian yang satu ini merupakan tarian klasik asli Jawa Tengah yang diadopsi dari cerita Wayang Kulit. Cerita yang terkandung dalam tarian ini yaitu adegan perang yang terjadi antara kesatria melawan raksasa.

Sehingga tarian ini biasanya ditarikan oleh dua orang yang satu menjadi kesatria dan yang satu lagi menjadi raksasa menggunakan topeng. Tarian ini bermula dengan gerakan yang lemah lembut dan halus kemudian muncul gerakan seperti perang.

Sudah selayaknya masyarakat menjaga kelestarian seni budaya termasuk tari daerah. Ini akan terus berkembang di tanah air menjadi keragaman budaya yang unik. Patut untuk terus dikembangkan dan diturun temurunkan.

Itulah jenis-jenis nama tari tradisional Jawa Tengah yang telah tim PalingAsik.id rangkum dan cukup melegenda. Budaya dan kesenian tak lepas dengan makna dan kisah yang terkandung di dalamnya. Cek juga macam-macam jenis tarian daerah lainnya hanya di PalingAsik.id, terima kasih 🙂

Macam-Macam Tari Tradisional Jawa Tengah Klasik Paling Populer | Muhammad Jefri | 4.5
/* */